Jumaat, April 03, 2009

Karena Ilmu Mereka Rela Membujang

Syeikh Abdul Fattah Abu Ghuddah
RM19.80

Zamzam

Memilih hidup membujang karena ingin berkonsentrasi menggeluti ilmu merupakan sebuah pilihan hidup yang luar biasa. Desah-desah syahwat yang pada sebagian orang justru men­jadi raja yang menguasai hati, berhasil terpinggirkan karena dominasi cinta terhadap ilmu yang begitu menggumpal dalam relung-relung hati. Itulah sebuah catatan indah yang pernah tergoreskan dalam sejarah hidup sebagian para ulama sebagai pewaris para nabi. Imam Nawawi, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan Imam Ath-Thabari termasuk sebagian ulama yang ‘berijtihad’ terhadap diri mereka sendiri untuk tidak menikah karena ilmu. Dan sekali lagi, ini merupakan sebuah pilihan hidup yang luar biasa!

Buku yang ada di hadapan Anda ini memang sangat istimewa bagi para pembaca. Karena, pembahasan yang disajikan di dalamnya cukup unik dan langka. Belum banyak para ulama lain yang tertarik untuk membahas tema ini. Dan, di sinilah letak keistimewaan buku ini. Membacanya akan menjadi motivasi ‘dosis tinggi’ bagi kita, untuk secara serius mengkaji ilmu-ilmu dien.

Penulis buku ini tidak bermaksud mempropagandakan ‘hidup membujang’ sebagai sebaik-baik pilihan. Penulis hanya ingin membeberkan di hadapan para pembaca sebuah potret menakjubkan tentang semangat membara para ulama dalam menggeluti ilmu-ilmu dien. Sehingga, agar diri mereka dapat berkonsentrasi dalam menggenggam pena, mereka rela untuk tidak menikah. Subhanallah! Selamat membaca!

Beli di:
http://www.fajarilmubaru.com.my

Tiada ulasan:

Catat Komen